{"id":974,"date":"2015-12-22T11:11:37","date_gmt":"2015-12-22T11:11:37","guid":{"rendered":"http:\/\/127.0.0.1\/2015\/12\/22\/mengenal-definisi-dan-aplikasi-hand-lettering\/"},"modified":"2015-12-22T11:11:37","modified_gmt":"2015-12-22T11:11:37","slug":"mengenal-definisi-dan-aplikasi-hand-lettering","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/mengenal-definisi-dan-aplikasi-hand-lettering\/","title":{"rendered":"Mengenal Definisi dan Aplikasi Hand Lettering"},"content":{"rendered":"<div class=\"kg-card-markdown\">\n<p><a href=\"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-content\/uploads\/blog\/2015\/12\/mengenal-tren-lettering.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-7203\" src=\"https:\/\/assets.hijup.com\/blog\/2015\/12\/mengenal-tren-lettering.jpg\" alt=\"mengenal tren lettering\" width=\"502\" height=\"502\" \/><\/a><\/p>\n<p>Beberapa waktu terakhir, Instagram diramaikan dengan <em>quote <\/em>menggunakan teknik <em>hand lettering. Quote <\/em>dengan menggunakan <em>hand lettering <\/em>ini terasa unik, karena bentuknya yang personal sesuai dengan tangan masing-masing penggambar. Sebenarnya, apa itu <em>hand lettering? <\/em>Apa bedanya dengan <em>typography <\/em>dan kaligrafi?<\/p>\n<p>Secara singkat, <em>hand lettering <\/em>adalah seni menggambarkan kata menggunakan tangan langsung. <em>Lettering <\/em>bisa menggunakan pensil, <em>drawing pen, <\/em>kuas, <em>brush pen, <\/em>dan sejenisnya. Bedanya dengan kaligrafi, <em>lettering <\/em>tidak menuliskan kata yang terlalu banyak, hanya berbentuk <em>quote <\/em>yang terdiri dari satu atau dua kalimat. Kaligrafi merupakan seni menuliskan kata-kata, sedangkan <em>lettering <\/em>adalah menggambarkan kata-kata.<\/p>\n<p>Sementara <em>typography<\/em>, menggunakan elemen <em>software digital <\/em>untuk pengeditan. Berbeda dengan <em>lettering <\/em>yang tidak menggunakan pengeditan di komputer lagi. Hasil dari <em>hand lettering <\/em>ini biasanya difoto langsung, lalu diunggah di sosial media seperti Instagram.<\/p>\n<p>Penjelajahan <em>hand lettering <\/em>di Instagram bermuara pada seorang wanita berhijab bernama Feni, pemilik akun Instagram @besinikel. Hobinya membuat <em>hand lettering <\/em>membawanya menjadi pengisi <em>workshop hand lettering <\/em>di berbagai acara. Bahkan ia pun sudah menerima pemesanan karya <em>hand lettering <\/em>untuk <em>brand <\/em>tertentu. Berikut adalah percakapan singkat yang berhasil kami rangkum.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-content\/uploads\/blog\/2015\/12\/mengenal-tren-lettering2.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-7205\" src=\"https:\/\/assets.hijup.com\/blog\/2015\/12\/mengenal-tren-lettering2.jpg\" alt=\"mengenal tren lettering2\" width=\"501\" height=\"501\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Bagaimana awalnya Mba Feni tertarik dengan <em>hand lettering?<\/em><\/strong><\/p>\n<p>Berawal dari penemuan komunitas Kaligrafina di Instagram (@kaligrafina). Di komunitas ini ternyata tak hanya membahas kaligrafi saja, tetapi juga <em>hand lettering. <\/em>Saya mengikuti kegiatan-kegiatannya secara berkala. Salah satunya adalah <em>challenge <\/em>bernama Aksana Rabu. Ternyata ada yang memakai <em>brush<\/em> juga ada yang pake kuas juga.<\/p>\n<p>Setelah belajar, saya nekat memasarkan <em>lettering <\/em>yang masih terbilang baru. Saya mengajak teman-teman saya dan mengenalkan apa itu <em>lettering. <\/em>Saya <em>kan <\/em>dosen, masa sih nggak bisa ngomong dan ngajakin banyak orang, haha. Tapi dari situlah banyak yang tertarik, bahkan banyak <em>order-<\/em>an berdatangan.<\/p>\n<p><strong>Sebenarnya bagaimana caranya kita belajar <em>hand lettering?<\/em><\/strong><\/p>\n<p><em>Lettering <\/em>bisa dipelajari sendiri secara <em>online, <\/em>atau mengikuti <em>workshop <\/em>berbayar. Kalau saya, selain bergabung dengan komunitas, saya pun belajar dari video di Youtube. Ini tentunya <em>free.<\/em><\/p>\n<p>Selain itu, kita bisa mengikuti <em>wokrshop <\/em>yang berbayar. Sudah banyak <em>workshop hand lettering <\/em>di Indonesia<em>. <\/em>Saya biasanya membuat <em>wokrshop <\/em>yang cukup <em>private, <\/em>10-15 orang saja. Di <em>workshop<\/em> nanti diajarkan memilih kuas yang bagus sekaligus cara pengaplikasiannya. Peserta tidak perlu membawa apa-apa, kita siapkan semua <em>equipment-<\/em>nya. Hasil <em>lettering<\/em> dari <em>workshop <\/em>itu bisa dibawa pulang.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-content\/uploads\/blog\/2015\/12\/mengenal-tren-lettering3.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-7206\" src=\"https:\/\/assets.hijup.com\/blog\/2015\/12\/mengenal-tren-lettering3.jpg\" alt=\"mengenal tren lettering3\" width=\"500\" height=\"500\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Apa saja alat-alat yang dibutuhkan untuk membuat <em>hand lettering?<\/em><\/strong><\/p>\n<p><em>Brush<\/em> atau kuas, kertas, sama tinta. Untuk jenis tinta bisa dipakai tinta apa aja, tinta biasa bisa, tinta <em>print<\/em> bisa. Penggunaan tinta tidak begitu berpengaruh pada hasil, tergantung dari <em>skill artist-<\/em>nya, Cuma kalo tinta yang lebih mahal memang lebih <em>smooth. <\/em>Untuk membuat <em>outline, <\/em>kita juga bisa menggunakan pensil terlebih dahulu agar tidak berantakan hasilnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-content\/uploads\/blog\/2015\/12\/mengenal-tren-lettering1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-7204\" src=\"https:\/\/assets.hijup.com\/blog\/2015\/12\/mengenal-tren-lettering1.jpg\" alt=\"mengenal tren lettering1\" width=\"500\" height=\"500\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong><em>Lettering <\/em><\/strong><strong>itu bisa jadi apa saja <em>sih? <\/em>Bisa dikomersilkan?<\/strong><\/p>\n<p>Lettering itu terbagi menjadi dua, <em>artwork<\/em> dan <em>artprint<\/em>. <em>Artwork<\/em> lebih ekslusif dan <em>handmade<\/em>, sedangkan <em>artprint<\/em> bisa di-<em>print<\/em> dan diperbanyak. Maka dari itu, <em>artwork <\/em>biasanya lebih mahal. <em>Lettering<\/em> ini bisa digunakan sebagai hiasan dinding, dan kado. Pemesanan <em>hand lettering <\/em>biasanya sudah mencakup dengan <em>frame-<\/em>nya, untuk pajangan. Kita bisa memesan <em>quotes <\/em>apa yang kita mau, dan memilih warna yang kita suka. Hanya saja ada beberapa <em>artist <\/em>yang lebih suka warna hitam putih.<\/p>\n<p>Untuk pemasangan harga, biasanya berbeda sesuai <em>artist-<\/em>nya. Ada <em>artist <\/em>yang masih baru tetapi juga berani memasang harga tinggi, ada juga <em>artist <\/em>yang sudah berpengalaman tapi harganya tidak terlalu mahal.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Beberapa waktu terakhir, Instagram diramaikan dengan quote menggunakan teknik hand lettering. Quote dengan menggunakan hand lettering ini terasa unik, karena bentuknya yang personal sesuai dengan tangan masing-masing penggambar. Sebenarnya, apa itu hand lettering? Apa bedanya dengan typography dan kaligrafi? Secara singkat, hand lettering adalah seni menggambarkan kata menggunakan tangan langsung. Lettering bisa menggunakan pensil, drawing &#8230; <a title=\"Mengenal Definisi dan Aplikasi Hand Lettering\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/mengenal-definisi-dan-aplikasi-hand-lettering\/\" aria-label=\"Read more about Mengenal Definisi dan Aplikasi Hand Lettering\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":3354,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[474],"tags":[],"class_list":["post-974","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-inspiration"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/974","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=974"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/974\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3354"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=974"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=974"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=974"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}