{"id":973,"date":"2015-12-10T08:42:30","date_gmt":"2015-12-10T08:42:30","guid":{"rendered":"http:\/\/127.0.0.1\/2015\/12\/10\/layanan-ojek-syari-khusus-untuk-wanita\/"},"modified":"2015-12-10T08:42:30","modified_gmt":"2015-12-10T08:42:30","slug":"layanan-ojek-syari-khusus-untuk-wanita","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/layanan-ojek-syari-khusus-untuk-wanita\/","title":{"rendered":"Layanan Ojek Syar&#8217;i Khusus untuk Wanita"},"content":{"rendered":"<div class=\"kg-card-markdown\">\n<p>Mengisi waktu kuliah dengan bekerja sebagai kurir, Evilita merasa kurang nyaman dengan bercampurnya pria-wanita bukan mahram di angkutan umum seperti ojek. Belum lagi risiko tindak kriminal dan perbuatan asusila yang marak terjadi belakangan ini. Evilita menceritakan kegelisahan ini pada rekan sejawatnya, Reza Zamir yang dikenal Evilita dari Facebook. Dari sini mereka berinisiatif menciptakan Ojek Syar\u2019i (Ojesy) pada 10 Maret 2015.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-content\/uploads\/blog\/2015\/12\/evilita-adriani-reza-ojek-syari.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6966\" src=\"https:\/\/assets.hijup.com\/blog\/2015\/12\/evilita-adriani-reza-ojek-syari.jpg\" alt=\"evilita adriani reza ojek syari\" width=\"600\" height=\"240\" \/><\/a><\/p>\n<p>Ojesy adalah ojek <em>online<\/em> yang pengemudinya semuanya wanita berhijab. Wanita usia 19 tahun ini mengenang, Ojesy berangkat benar-benar dari nol. \u201cKami inilah yang dibilang \u2018modal dengkul\u2019. Modal awal hanya satu unit motor dari orang tua saya. Awalnya penumpang pun harus bawa helm sendiri,\u201d kata Evilita tertawa.<\/p>\n<p><em>Breaking through is not as easy as it sounds<\/em>. Mendobrak pakem yang sudah ada, menjadi lain daripada yang lain, pelaksanaannya penuh liku dan terjal. Kendati transportasi berbasis digital tengah populer di kalangan masyarakat, Ojesy justru kesulitan menggaet sahabat pengendara. Ide perempuan berhijab, berpakaian longgar, <em>narik <\/em>ojek mendulang stigma negatif bagi yang mendengarnya. Susah payah mengumpulkan delapan calon pengendara, lima di antaranya mengundurkan diri. \u201cBanyak yang heran, \u2018perempuan kok <em>ngojek<\/em>?\u2019 Atau berpikiran negatif \u2018<em>ngapain<\/em> perempuan keluyuran di jalanan?\u2019\u201d kenang Evilita yang berdomisili di Surabaya ini.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-content\/uploads\/blog\/2015\/12\/12274339_1501357383493318_6209797756970023256_n.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-6965\" src=\"https:\/\/assets.hijup.com\/blog\/2015\/12\/12274339_1501357383493318_6209797756970023256_n.jpg\" alt=\"12274339_1501357383493318_6209797756970023256_n\" width=\"507\" height=\"507\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Meski cukup kesulitan di awal, sebenarnya kebutuhan akan Ojek Syar\u2019i cukup tinggi. Khususnya kaum perempuan, mereka mengaku lebih nyaman diantar ojek wanita karena lebih aman, nyaman, dan sesuai syariah. Evilita dan Reza akhirnya menggunakan pendekatan \u2018sosial\u2019 dalam menjaring calon pengendara. Evi menjelaskan bahwa ojek adalah profesi halal, ada nilai ibadahnya menolong sesama wanita dengan nilai sosial dan syariah tinggi. \u201cJadi selain dapat penghasilan, juga dapat pahala,\u201d ujar Evi seraya tersenyum.<\/p>\n<p>Pemesanan Ojesy bisa melalui WhatsApp atau telepon, dengan tarif awal Rp5.000, dan Rp3.000\/km selanjutnya. Jika memesan minimal 20 kali dalam sebulan, akan ada <em>designated driver <\/em>yang <em>stand by <\/em>melayani kita secara khusus. <em>Designated driver <\/em>ini bebas tarif awal, cukup bayar biaya jarak saja. Pembagian hasil antara sahabat pengendara dan Ojesy adalah 70:30. Saat ini Ojesy melayani rata-rata 80-100 order setiap hari. Reza menceritakan uniknya ada kedekatan emosional antara sahabat pengendara dan penumpang, termasuk curhat di jalan hingga berurai air mata. \u201cIni kan artinya sudah di level kenyamanan dan kepercayaan yang sedemikian rupa,\u201d kata Reza. Kini telah tersebar 250 sahabat pengendara di Jabodetabek, Surabaya, Solo, Yogyakarta, hingga Malang. Seiring berjalannya waktu, takdir mengukir jalannya sendiri.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-content\/uploads\/blog\/2015\/12\/12065596_1494744004154656_6261219749891692365_n.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-6964\" src=\"https:\/\/assets.hijup.com\/blog\/2015\/12\/12065596_1494744004154656_6261219749891692365_n.jpg\" alt=\"12065596_1494744004154656_6261219749891692365_n\" width=\"570\" height=\"427\" \/><\/a><\/p>\n<p>Ojesy masih akan melebarkan sayapnya sebaga perusahaan transportasi berbasis digital yang mumpuni. Evilita dan Reza berharap dukungan semua pihak karena mereka masih amat minim secara jumlah dibanding usaha-usaha sejenis. \u201cKami membutuhkan banyak ide, kritik, dan saran dari semua pihak,\u201d kata Reza yang tengah mengembangkan aplikasi <em>mobile <\/em>Ojesy dalam waktu dekat.<\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Text: Hafsya Umar<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Photo: Doc. Facebook<\/em><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengisi waktu kuliah dengan bekerja sebagai kurir, Evilita merasa kurang nyaman dengan bercampurnya pria-wanita bukan mahram di angkutan umum seperti ojek. Belum lagi risiko tindak kriminal dan perbuatan asusila yang marak terjadi belakangan ini. Evilita menceritakan kegelisahan ini pada rekan sejawatnya, Reza Zamir yang dikenal Evilita dari Facebook. Dari sini mereka berinisiatif menciptakan Ojek Syar\u2019i &#8230; <a title=\"Layanan Ojek Syar&#8217;i Khusus untuk Wanita\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/layanan-ojek-syari-khusus-untuk-wanita\/\" aria-label=\"Read more about Layanan Ojek Syar&#8217;i Khusus untuk Wanita\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":3353,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[474,5305,6060,2045],"tags":[],"class_list":["post-973","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-inspiration","category-wanita","category-wanita-bekerja","category-wanita-karir"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/973","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=973"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/973\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3353"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=973"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=973"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=973"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}