{"id":826,"date":"2016-01-05T10:03:48","date_gmt":"2016-01-05T10:03:48","guid":{"rendered":"http:\/\/127.0.0.1\/2016\/01\/05\/kisah-muallaf-wahyu-soeparno\/"},"modified":"2016-01-05T10:03:48","modified_gmt":"2016-01-05T10:03:48","slug":"kisah-muallaf-wahyu-soeparno","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/kisah-muallaf-wahyu-soeparno\/","title":{"rendered":"Shalat Menjadi Sumber Kebahagiaan Wahyu, Muallaf asal Skotlandia"},"content":{"rendered":"<div class=\"kg-card-markdown\">\n<p>Dale Andrew Collins-Smith atau Wahyu Soeparno Putro lahir di Skotlandia, namun tumbuh di Australia. Tidak pernah mengenal orang tuanya, orang tua asuh Wahyu percaya pada Tuhan namun tidak memeluk agama apapun. Wahyu mulai memilih agamanya ketika masuk sekolah dan harus memilih mata pelajaran agama. Wahyu kemudian memilih Buddha karena merasa cocok dengan ajarannya. Agama Buddha menurutnya paling jauh dari kekerasan. \u201cSelain itu, di sekolah tidak ada guru agama Buddha. Jadi pelajarannya lebih santai dan cukup membaca buku secara mandiri,\u201d urai Wahyu terkekeh. Sampai hijrah ke Indonesia, Wahyu masih menjadi umat Buddha.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-content\/uploads\/blog\/2016\/01\/IMG_20150623_122033.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-7400\" src=\"https:\/\/assets.hijup.com\/blog\/2016\/01\/IMG_20150623_122033.jpg\" alt=\"IMG_20150623_122033\" width=\"502\" height=\"502\" \/><\/a><\/p>\n<p>Pengalaman Ramadhan di Yogyakarta memantik ketertarikan Wahyu pada Islam. Dia tahu mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim, namun ketika Ramadhan, Wahyu mendapati umat Islam jauh lebih aktif beribadah. \u201cYang biasanya tidak salat di hari-hari biasa, ketika Ramadhan pun pasti salat. Saya jadi penasaran ada apa dengan bulan Ramadhan? Kenapa semua orang berubah di bulan ini?\u201d tanya Wahyu menirukan keheranannya.<\/p>\n<p>Ketika mendalami Islam namun belum menjadi mualaf, Wahyu mulai belajar gerakan salat. Saat bersujud, Wahyu merasakan ada zat baru yang masuk ke dalam dirinya. Sebuah sensasi yang tak pernah dia rasakan sebelumnya. <em>It\u2019s so overwhelming<\/em> hingga ketika menceritakannya kembali, mata Wahyu berkaca-kaca karena hatinya bergetar. \u201cSaya merasa diri saya adalah cangkir kosong, dan ketika sujud rasanya terisi pelan-pelan.\u201d Padahal ketika itu, Wahyu tidak membaca apa-apa, hanya <em>Allahuakbar<\/em> saja. Tiba-tiba Wahyu merasa tenang, bahagia, dan damai. Perasaan yang tidak dapat diungapkan dengan kata-kata. Sampai sekarang Wahyu masih ingat persis kenikmatannya. Wahyu berpikir, pantas saja orang-orang mau salat secara rutin karena memang kenikmatannya bikin ketagihan. Hingga sekarang, Wahyu merasa rugi sekali jika melewatkan salat. Pria kelahiran 28 Juli 1963 ini mengucap syahadat pada 1999, namun kembali bersyahadat untuk keperluan sertifikat dan <em>paper works<\/em> pada 2003.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-content\/uploads\/blog\/2016\/01\/ATT_1433899219250_IMG_20150526_061953.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-7399\" src=\"https:\/\/assets.hijup.com\/blog\/2016\/01\/ATT_1433899219250_IMG_20150526_061953.jpg\" alt=\"ATT_1433899219250_IMG_20150526_061953\" width=\"552\" height=\"371\" \/><\/a><\/p>\n<p>Salah satu pengalaman unik Wahyu tentang salat adalah pernah suatu waktu syuting non-stop hingga hampir 36 jam. Kemudian dia memiliki jeda waktu 1.5 jam untuk beristirahat. Tentu saja Wahyu memutuskan memanfaatkannya untuk tidur. Tapi belum juga mata Wahyu terpejam, adzan Dzuhur berkumandang. Entah mengapa Wahyu tidak bisa tidur dan gelisah sekali sehingga dia tidak jadi tidur dan memutuskan untuk salat. \u201cSaya takut kalau saya tetap tidur, waktu Dzuhur akan terlewat. Menundanya pun saya merasa takut,\u201d kata Wahyu.<\/p>\n<p>Wahyu \u2018gemas\u2019 dengan orang-orang yang lebih beruntung terlahir dalam Islam, paham konsep ibadah, namun tidak mau mengamalkannya. Selain itu banyak orang berbuat keji mengatasnamakan Islam. \u201cBanyak isu kekerasan di dunia barat mengatasnamakan Islam. Sebagai muslim dan orang barat, saya suka bertanya-tanya, orang yang mengatasnamakan Islam tapi membunuh kaum muslim, atau kelompok Islam garis keras yang benci terhadap orang barat? Tapi saya yakin Allah SWT pasti melindungi saya,\u201d tutup Wahyu seraya tersenyum.<\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Text: Hafsya Umar<\/em><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dale Andrew Collins-Smith atau Wahyu Soeparno Putro lahir di Skotlandia, namun tumbuh di Australia. Tidak pernah mengenal orang tuanya, orang tua asuh Wahyu percaya pada Tuhan namun tidak memeluk agama apapun. Wahyu mulai memilih agamanya ketika masuk sekolah dan harus memilih mata pelajaran agama. Wahyu kemudian memilih Buddha karena merasa cocok dengan ajarannya. Agama Buddha &#8230; <a title=\"Shalat Menjadi Sumber Kebahagiaan Wahyu, Muallaf asal Skotlandia\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/kisah-muallaf-wahyu-soeparno\/\" aria-label=\"Read more about Shalat Menjadi Sumber Kebahagiaan Wahyu, Muallaf asal Skotlandia\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":3206,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[474],"tags":[],"class_list":["post-826","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-inspiration"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/826","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=826"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/826\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3206"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=826"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=826"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=826"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}