{"id":75,"date":"2017-01-22T02:12:06","date_gmt":"2017-01-22T02:12:06","guid":{"rendered":"http:\/\/127.0.0.1\/2017\/01\/22\/ketentuan-taaruf-dalam-proses-perjodohan\/"},"modified":"2021-10-15T10:24:49","modified_gmt":"2021-10-15T03:24:49","slug":"ketentuan-taaruf-dalam-proses-perjodohan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/ketentuan-taaruf-dalam-proses-perjodohan\/","title":{"rendered":"Ketentuan Ta\u2019aruf dalam Proses Perjodohan"},"content":{"rendered":"\n<p>Ta\u2019aruf berasal dari kata <em>ta\u2019aarafa<\/em> yang menurut bahasa berarti \u2018berkenalan\u2019 atau \u2018saling mengenal\u2019. Ta\u2019aruf adalah proses saling mengenal pra nikah dengan dilandasi ketentuan yang sesuai syari\u2019at. Seperti terdapat dalam firman Allah:<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cHai manusia sesungguhnya kami telah menciptakan kalian dari seorang pria dan seorang wanita, lalu menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian saling mengenal.\u201d (QS. Al Hujurat: 13).<\/p>\n\n\n\n<p>Ta\u2019aruf dapat dikatakan sebagai \u2018media syar\u2019i\u2019 untuk mengenal calon pasangan. Dalam proses ta\u2019aruf biasanya calon pasangan bercakap secara realistis untuk mempersiapkan perjalanan mereka berdua ke depannya jika berjodoh.<\/p>\n\n\n\n<p>Ta\u2019aruf atau perkenalan dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Ketika salah seorang sahabat menyampaikan bahwa ia berniat ingin menikah, Nabi bertanya, \u201cApakah engkau telah melihatnya?\u201d Calon suami itu menjawab, \u201cBelum\u201d. Maka Nabi SAW bersabda, \u201cLihatlah calon istrimu, karena melihatnya mengundang kelanggengan hubungan kalian berdua\u201d (HR. At-Tirmidzi dan An-Nasa\u2019i).<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMelihat\u201d dimaksud bukan hanya terbatas pada calon suami, tetapi juga calon istri, karena kelanggengan perkawinan dan keharmonisannya tidak hanya ditentukan oleh peranan suami, tetapi juga peranan istri.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam konteks perintah Rasulullah SAW untuk \u201cmelihat calon istri\u201d, terbaca bahwa beliau tidak menentukan \u201cbats-batas tertentu\u201d dalam melihat. Beliau hanya menentukan tujuan melihat. Ini menunjukkan bahwa Islam memudahkan setiap orang pada setiap masa untuk menyesuaikan diri dengan adat istiadat, etika, dan kepentingan mereka, selama dalam batas-batas yang wajar.<\/p>\n\n\n\n<p>Dahulu para ulama berbeda pendapat tentang batas \u201cmelihat\u201d itu. Ada yang membolehkan melihat hanya wajah dan telapak tangan calon istrinya saja. Sementara ulama lain memahaminya dalam artian \u201cmengenal lebih dekat\u201d, secara fisik dan mental, dengan bercakap atau bertukar pikiran, selama ada pihak terpercaya yang menemani mereka, guna menghindari segala hal yang tidak diinginkan oleh norma agama dan budaya. Pengenalan ini masanya dapat panjang atau pendek, tergantung masing-masing orang. Hanya saja tentu menjadi sangat tidak wajar jika itu harus berlanjut bertahun-bertahun tanpa keputusan untuk menikah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ta\u2019aruf berasal dari kata ta\u2019aarafa yang menurut bahasa berarti \u2018berkenalan\u2019 atau \u2018saling mengenal\u2019. Ta\u2019aruf adalah proses saling mengenal pra nikah dengan dilandasi ketentuan yang sesuai syari\u2019at. Seperti terdapat dalam firman Allah: \u201cHai manusia sesungguhnya kami telah menciptakan kalian dari seorang pria dan seorang wanita, lalu menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian saling mengenal.\u201d (QS. &#8230; <a title=\"Ketentuan Ta\u2019aruf dalam Proses Perjodohan\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/ketentuan-taaruf-dalam-proses-perjodohan\/\" aria-label=\"Read more about Ketentuan Ta\u2019aruf dalam Proses Perjodohan\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":7191,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[482],"tags":[],"class_list":["post-75","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-faith"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/75","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=75"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/75\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7191"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=75"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=75"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=75"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}