{"id":288,"date":"2016-10-21T06:05:00","date_gmt":"2016-10-21T06:05:00","guid":{"rendered":"http:\/\/127.0.0.1\/2016\/10\/21\/adab-bertetangga-rasulullah-saw\/"},"modified":"2021-08-24T08:01:12","modified_gmt":"2021-08-24T01:01:12","slug":"adab-bertetangga-rasulullah-saw","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/adab-bertetangga-rasulullah-saw\/","title":{"rendered":"Adab Bertetangga Menurut Rasulullah SAW"},"content":{"rendered":"\n<p>Dimanapun kita berada, kita pasti mengenal tetangga: tetangga rumah, tetangga kelas, hingga tetangga teman sebangku di perjalanan. Meskipun hanya disatukan oleh tempat, Islam mengatur adab-adab pergaulan dengan tetangga. Bagaimana adab bertetangga menurut Rasulullah SAW?<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pentingnya tetangga<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPilihlah tetangga (lihat lingkungannya dulu) sebelum memilih rumah. Pilihlah kawan perjalanan sebelum memilih jalan dan menyiapkan bekal sebelum berangkat (bepergian). (HR. Al-Khatib)<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMalaikat Jibril AS selalu berpesan kepadaku tentang tetangga sehingga aku mengira dia akan menetapkan hak waris bagi tetangga.\u201d (HR. Bukhari)<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTiada beriman kepadaku orang yang bermalam (tidur) dengan kenyang sementara tetangganya lapar padahal dia mengetahui hal itu.\u201d (HR. Al-Bazzaar)<\/p>\n\n\n\n<p>\u201c<em>Demi Allah, tidak beriman. Demi Allah, tidak beriman. Demi Allah, tidak beriman. \u201cSahabat bertanya, \u201cSiapa wahai Rasulullah?\u201d Beliau menjawab, \u201cYang tetangganya tidak aman dari keburukannya.<\/em>\u201d (HR. Bukhari)<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Adab bertetangga<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>\u201cHak tetangga ialah bila dia sakit kamu kunjungi dan bila wafat kamu menghantar jenazahnya. Bila dia membutuhkan uang kamu pinjami dan bila dia mengalami kemiskinan (kesukaran) kamu tutup-tutupi (rahasiakan). Bila dia memperoleh kebaikan kamu mengucapkan selamat kepadanya dan bila dia mengalami musibah kamu datangi untuk menyampaikan rasa duka. Janganlah meninggikan bangunan rumahmu melebihi bangunan rumahnya yang dapat menutup kelancaran angin baginya dan jangan kamu mengganggunya dengan bau periuk masakan kecuali kamu menciduk sebagian untuk diberikan kepadanya.\u201d (HR. Ath-Thabrani)<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBarangsiapa ingin disenangi Allah dan rasulNya hendaklah berbicara jujur, menunaikan amanah dan tidak mengganggu tetangganya.\u201d (HR. Al-Baihaqi) .<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJanganlah seorang melarang tetangganya menyandarkan kayunya (dijemur) pada dinding rumahnya.\u201d (HR. Bukhari)<\/p>\n\n\n\n<p><br>\u201c<em>Wahai Abu Dzar, apabila kamu memasak sayur (daging kuah) maka perbanyaklah airnya dan berilah tetanggamu.<\/em>\u201d (HR. Muslim)<\/p>\n\n\n\n<p>\u201c<em>Ada tiga kelompok manusia yang dicintai Allah, \u2026 Disebutkan diantaranya: \u201cSeseorang yang mempunyai tetangga, ia selalu disakiti (diganggu) oleh tetangganya, namun ia sabar atas gangguannya itu hingga keduanya dipisah boleh kematian atau keberangkatannya.<\/em>\u201d (HR. Ahmad)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dimanapun kita berada, kita pasti mengenal tetangga: tetangga rumah, tetangga kelas, hingga tetangga teman sebangku di perjalanan. Meskipun hanya disatukan oleh tempat, Islam mengatur adab-adab pergaulan dengan tetangga. Bagaimana adab bertetangga menurut Rasulullah SAW? Pentingnya tetangga \u201cPilihlah tetangga (lihat lingkungannya dulu) sebelum memilih rumah. Pilihlah kawan perjalanan sebelum memilih jalan dan menyiapkan bekal sebelum berangkat &#8230; <a title=\"Adab Bertetangga Menurut Rasulullah SAW\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/adab-bertetangga-rasulullah-saw\/\" aria-label=\"Read more about Adab Bertetangga Menurut Rasulullah SAW\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":6978,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[482],"tags":[],"class_list":["post-288","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-faith"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/288","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=288"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/288\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6978"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=288"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=288"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=288"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}