{"id":1462,"date":"2015-06-24T06:49:11","date_gmt":"2015-06-24T06:49:11","guid":{"rendered":"http:\/\/127.0.0.1\/2015\/06\/24\/kultum-ramadhan-adab-membaca-alquran\/"},"modified":"2015-06-24T06:49:11","modified_gmt":"2015-06-24T06:49:11","slug":"kultum-ramadhan-adab-membaca-alquran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/kultum-ramadhan-adab-membaca-alquran\/","title":{"rendered":"Kultum Ramadhan: Adab Membaca Al-Qur&#8217;an"},"content":{"rendered":"<div class=\"kg-card-markdown\">\n<p><a href=\"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-content\/uploads\/blog\/2015\/06\/LQA_9450.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3880\" alt=\"LQA_9450\" src=\"https:\/\/assets.hijup.com\/blog\/2015\/06\/LQA_9450.jpg\" width=\"800\" height=\"533\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Adab Membaca Al-Qur\u2019an<\/strong><\/p>\n<p>Selaras dengan status dan fungsi Al Qur\u2019an sebagai Kitab Suci; sebagai pedoman hidup umat manusia atau tempat rujukan bagi sekalian masalah hidup dan kehidupannya, maka tentu memelihara adab yang luhur terhadap Al Qur\u2019an merupakan hal yang penting, dan mestinya harus diperhatikan. Adab yang disyari\u2019atkan terhadap Al Qur\u2019an, antara lain:<\/p>\n<p>1. Hendaknya mushaf Al Qur\u2019an diletakkan pada tempat-tempat yang layak, terhormat dan suci. Bila dibawa saat perjalanan, sebaiknya dipegang dengan tangan kanan, dan tidak dibawa serta kecuali ke tempat-tempat yang suci<\/p>\n<p>2. Hendaknya orang yang membawa Al Qur\u2019an dan yang membacanya berpakaian dengan pakaian yang sopan dan bersih dari kotoran atau najis.<\/p>\n<p>3. Apabila ayat Al Qur\u2019an dibacakan, maka orang yang mendengarkan hendaknya tidak berbicara atau bercakap-cakap sehingga merusak kekhusyu\u2019an suasana. Hal ini dijelaskan dalam surat Al A\u2019raf ayat 204:<\/p>\n<p><i>\u201cApabila (ayat-ayat) Al Qur\u2019an dibacakan, maka dengarkanlah dan diamlah (untuk memperhatikan) agar kamu mendapat rahmat\u201d<\/i><\/p>\n<p><i><\/i>4. Hendaknya melakukan sujud tilawah bila menjumpai ayat-ayat sajdah, baik di dalam shalat maupun di luar shalat. Hukum sujud tilawah adalah sunnah.<\/p>\n<p>5.\u00a0Sebaik-baik waktu membaca ayat-ayat Al Qur\u2019an ialah di dalam shalat setelah membaca Al Fatihah. Adapun di luar shalat sebaiknya waktu membaca Al Qur\u2019an ialah di tengah malam dan pada bulan Ramadhan. Seperti firman Allah dalam surat Al Baqarah ayat 185:<\/p>\n<p>6.\u00a0<i>\u201cBulan Ramadhan (adalah) bulan yang didalamnya diturunkan (permulaan ayat-ayat) Al Qur\u2019an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)\u201d.<\/i><\/p>\n<p>7. Hendaknya membaca Al Qur\u2019an di tempat yang suci dan tenang sehingga pesan dari setiap ayat yang dibaca dapat disimak dan dihayati dengan baik. Sebaik-baik tempat untuk membaca Al Qur\u2019an ialah di Masjid.<\/p>\n<p>8. Bagi yang bermaksud membaca Al Qur\u2019an, hendaknya ia berwudhu terlebih dahulu sebelum membacanya, agar suasana dapat tercipta dengan khusyu\u2019dan menambah semangat saat membacanya. Meskipun secara hukum, membaca Al Qur\u2019an dalam keadaan hadats kecil termasuk kategori <i>jaiz<\/i>. Lain halnya dengan yang sedang berhadats besar (haid, nifas, atau junub), tidak dianjurkan untuk membaca Al Qur\u2019an.<\/p>\n<p>9. Hendaknya membaca Al Qur\u2019an dengan posisi badan menghadap ke arah kiblat, sebab membaca Al Qur\u2019an merupakan salah satu bentuk ibadah yang kerap kali dijumpai ayat-ayat yang mengandung doa.<\/p>\n<p>10. Hendaknya memelihara sikap yang sopan dan tenang serta penuh khusyu\u2019 selama membaca ayat-ayat Al Qur\u2019an, terutama khusyu\u2019 dalam menyimak dan menghayati pesan-pesan yang terkandung. Allah berfirman:<\/p>\n<p><i>\u201cIni adalah Kitab yang Kami turunkan kepadamu, yang penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran (bagi) orang-orang yang mempunyai pikiran\u201d.<\/i> (QS. Shad, 38 : 29)<\/p>\n<p>10. Hendaknya membaca ayat Al Qur\u2019an dengan alunan suara yang sebaik mungkin, sehingga merdu saat didengar, paling tidak merdu dalam ukuran si pembacanya sendiri.<\/p>\n<p>11. Sebaik-baik tingkatan suara ketika membaca ayat-ayat Al Qur\u2019an ialah dengan suara sedikit nyaring, tidak ditahan dalam hati, namun juga tidak terlalu keras. Suara yang sedikit nyaring dimaksudkan untuk dapat menjaga konsentrasi membaca dari gangguan yang ditimbulkan oleh suara-suara sekitar.<\/p>\n<p>12. Sebaik-baik cara membaca Al Qur\u2019an ialah dengan \u2018tartil\u2019, yaitu membaca dengan lambat, paham, dan teratur.<\/p>\n<p>13. Bila sedang membaca Al Qur\u2019an, lantas menguap, hendaknya berhenti membaca Al Qur\u2019an hingga menguap selesai, kemudian baru meneruskan lagi membacanya.<\/p>\n<p>14. Sebelum membaca Al Qur\u2019an hendaknya menetapkan di dalam hati niat yang ikhlas <i>lillahi; <\/i>tak ada tujuan lain kecuali untuk mendekatkan diri kehadirat-Nya serta mengharapkan ridha-Nya.<\/p>\n<p>15. Hendaknya mengawali membaca Al Qur\u2019an dengan membaca ta\u2019awudz. Ta\u2019awudz termasuk sunnah dan sebagian ulama ada yang menetapkannya sebagai wajib.<\/p>\n<p>16. Saat hendak membaca rangkaian ayat dari setiap awal surat kecuali surat \u201cAl Bara\u2019ah\u201d, sebaiknya memelihara bacaan basmalah.<\/p>\n<p>Sumber:<\/p>\n<p>Buku Al Quran : Sumber Hukum Islam yang Pertama oleh Miftah Faridl dan Agus Syihabudin<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Adab Membaca Al-Qur\u2019an Selaras dengan status dan fungsi Al Qur\u2019an sebagai Kitab Suci; sebagai pedoman hidup umat manusia atau tempat rujukan bagi sekalian masalah hidup dan kehidupannya, maka tentu memelihara adab yang luhur terhadap Al Qur\u2019an merupakan hal yang penting, dan mestinya harus diperhatikan. Adab yang disyari\u2019atkan terhadap Al Qur\u2019an, antara lain: 1. Hendaknya mushaf &#8230; <a title=\"Kultum Ramadhan: Adab Membaca Al-Qur&#8217;an\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/kultum-ramadhan-adab-membaca-alquran\/\" aria-label=\"Read more about Kultum Ramadhan: Adab Membaca Al-Qur&#8217;an\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":3834,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[482],"tags":[],"class_list":["post-1462","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-faith"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1462","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1462"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1462\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3834"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1462"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1462"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1462"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}