{"id":1388,"date":"2021-03-14T07:03:00","date_gmt":"2021-03-14T00:03:00","guid":{"rendered":"http:\/\/127.0.0.1\/2015\/07\/09\/hukum-menyentuh-dan-membaca-alquran-dalam-keadaan-hadats\/"},"modified":"2021-03-04T07:03:26","modified_gmt":"2021-03-04T00:03:26","slug":"hukum-menyentuh-dan-membaca-alquran-dalam-keadaan-hadats","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/hukum-menyentuh-dan-membaca-alquran-dalam-keadaan-hadats\/","title":{"rendered":"Hukum Menyentuh dan Membaca Alquran dalam Keadaan Hadats"},"content":{"rendered":"\n<p>Membaca Alquran dalam keadaan berhadats kecil dengan tanpa menyentuhnya, hukumnya adalah jaiz (boleh). As-Sayyid Sabiq menyatakan bahwa \u201cpara ulama tidak berselisih pendapat atau sepakat di dalam masalah tersebut\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagian ulama menetapkan hukum menyentuh Alquran dalam keadaan berhadats kecil adalah haram, dan sebagian lagi menetapkannya sebagai jaiz (boleh). Adapun kelompok yang mengharamkan, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1.Firman Allah:<\/h2>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>\u201cSesungguhnya Alquran ini adalah bacaan yang sangat mulia, pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfudz), tidak menyentuhnya kecuali disucikan\u201d. (QS, Al-Waqi\u2019ah, 56: 77-79)<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Pengertian suci bisa berlaku untuk:<\/p>\n\n\n\n<p>Suci dari hadats kecil<br>Suci dari hadats besar<br>Orang yang badannya bersih dari benda-benda yang najis<br>Juga bisa berlaku bagi \u201corang Mukmin\u201d, berdasarkan firman Allah yang tersirat dalam ayat sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>\u201cSesungguhnya orang-orang musyrik itu najis\u201d (QS. At-Taubah, 9: 28)<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. Hadits Nabi SAW, yang bersumber kepada Hakim bin Hizam, bahwasanya Nabi SAW berkata:<\/h2>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>\u201cKamu jangan menyentuh Alquran, kecuali kamu dalam keadaan suci\u201d.<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Ibnu \u2018Abbas berkata:<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>\u201cTidak menyentuhnya, kecuali yang disucikan. Maksudnya ialah kitab yang ada di langit\u201d.<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Ditinjau dari segi sumber hukum, pendapat yang mengharamkan, kedudukan hukum menyentuh Alquran dalam keadaan berhadats kecil adalah jaiz (boleh), tidak haram. Namun demikian, ditinjau dari segi adab kesopanan, tidaklah buruk bila seseorang berwudhu dahulu sebelum menyentuh Alquran untuk membacanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun mengenai kedudukan hukum menyentuh Alquran dalam keadaan berhadats besar adalah jaiz. Sebab dalil yang dijadikan hujjah oleh yang mengharamkan tidak berbeda dengan dalil yang yang dipakai sebagai dasar menyentuh Alquran dalam keadaan berhadats kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber:<\/p>\n\n\n\n<p>Alquran Sumber Hukum Islam yang Pertama oleh Dr. Miftah Faridl dan Drs. Agus Syuhabudin<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Membaca Alquran dalam keadaan berhadats kecil dengan tanpa menyentuhnya, hukumnya adalah jaiz (boleh). As-Sayyid Sabiq menyatakan bahwa \u201cpara ulama tidak berselisih pendapat atau sepakat di dalam masalah tersebut\u201d. Sebagian ulama menetapkan hukum menyentuh Alquran dalam keadaan berhadats kecil adalah haram, dan sebagian lagi menetapkannya sebagai jaiz (boleh). Adapun kelompok yang mengharamkan, antara lain: 1.Firman Allah: &#8230; <a title=\"Hukum Menyentuh dan Membaca Alquran dalam Keadaan Hadats\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/hukum-menyentuh-dan-membaca-alquran-dalam-keadaan-hadats\/\" aria-label=\"Read more about Hukum Menyentuh dan Membaca Alquran dalam Keadaan Hadats\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":6006,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6313,482],"tags":[],"class_list":["post-1388","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-alquran","category-faith"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1388","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1388"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1388\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6006"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1388"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1388"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1388"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}