{"id":123,"date":"2017-04-04T12:15:12","date_gmt":"2017-04-04T12:15:12","guid":{"rendered":"http:\/\/127.0.0.1\/2017\/04\/04\/benarkah-sunnah-rasul-malam-jumat\/"},"modified":"2021-11-02T11:12:01","modified_gmt":"2021-11-02T04:12:01","slug":"benarkah-sunnah-rasul-malam-jumat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/benarkah-sunnah-rasul-malam-jumat\/","title":{"rendered":"Benarkah Sunnah Rasul Malam Jumat?"},"content":{"rendered":"\n<p>Kita lazim mendengar istilah \u2018sunnah Rasul\u2019 di malam Jumat untuk menyebut hubungan intim suami-istri. Namun benarkah ada&nbsp;sunnah hubungan intim yang dicontohkan Rasulullah pada Kamis malam?<\/p>\n\n\n\n<p>Salah kaprah ini kemungkinkan besar berangkat dari riwayat,&nbsp;\u201c<em>Barang siapa yang mandi pada hari Jumat dan memandikan, dia berangkat pagi-pagi dan mendapatkan awal khotbah, dia berjalan dan tidak berkendaraan, dia mendekat ke imam, diam, serta berkonsentrasi mendengarkan khotbah maka setiap langkah kakinya dinilai sebagaimana pahala amalnya setahun<\/em>.\u201d (H.R. Ahmad, An-Nasa\u2019i, dan Ibnu Majah; dinilai sahih oleh Imam An-Nawawi dan Syekh Al-Albani)<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagian ulama mengatakan, \u201cKami belum pernah mendengar satu hadis sahih dalam syariat yang memuat pahala yang sangat banyak selain hadis ini.\u201d Karena itu, sangat dianjurkan untuk melakukan semua amalan di atas, untuk mendapatkan pahala yang diharapkan.\u201d (<em>Al-Mirqah<\/em>, 5:68)<\/p>\n\n\n\n<p>Disebutkan dalam <em>Aunul Ma\u2019bud Syarh Sunan Abu Daud<\/em>, bahwa ada sebagian ulama yang mengartikan kata \u201cmemandikan\u201d dengan \u2018menggauli istri\u2019, karena ketika seorang suami melakukan hubungan intim dengan istri, berarti, dia memandikan istrinya. Dengan melakukan hal ini sebelum berangkat shalat Jumat, seorang suami akan lebih bisa menekan syahwatnya dan menahan pandangannya ketika menuju masjid. (Lihat <em>Aunul Ma\u2019bud<\/em>, 2:8)<\/p>\n\n\n\n<p>Ada ulama yang menafsirkan maksud &nbsp;hadits penyebutan mandi dengan <em>ghosala<\/em> bermakna mencuci kepala, sedangkan <em>ightasala<\/em> berarti mencuci anggota badan lainnya. Demikian disebutkan dalam Tuhfatul Ahwadzi, 3: 3. Bahkan inilah makna yang lebih tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada tafsiran lain mengenai makna mandi dalam hadits di atas. Sebagaimana kata Ibnul Qayyim dalam <em>Zaadul Ma\u2019ad<\/em>, Imam Ahmad berkata, makna ghossala adalah menyetubuhi istri. Demikian ditafsirkan pula oleh Waki\u2019. Tafsiran di atas disebutkan pula dalam Fathul Bari 2: 366 dan Tuhfatul Ahwadzi, 3: 3. Tentu hubungan intim tersebut mengharuskan untuk mandi junub.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun sebagian besar ulama berpendapat bahwa jika mandi yang dimaksud adalah sebelum berangkat Salat Jumat, maka hubungan&nbsp;intim yang dimaksud tidak terjadi di malam Jumat atau Kamis malam. Karena tidak mungkin seorang muslim atau muslimah menunda mandi junubnya hingga sebelum waktu Salat Jumat sehingga mereka melewatkan&nbsp;Salat Subuh karena belum suci. As Suyuthi dalam <em>Tanwirul Hawalik<\/em> dan beliau menguatkan hadits tersebut berkata: Apakah kalian lemas menyetubuhi istri kalian pada setiap hari Jum\u2019at (artinya bukan di malam hari, -pen)? Karena menyetubuhi saat itu mendapat dua pahala: (1) pahala mandi Jum\u2019at, (2) pahala menyebabkan istri mandi (karena disetubuhi). Yaitu hadits yang dimaksud dikeluarkan oleh Al Baihaqi dalam Syu\u2019abul Iman dari hadits Abu Hurairah. Imam Nawawi <em>rahimahullah<\/em> menjelaskan, \u201cJika seseorang meniatkan mandi junub dan mandi Jum\u2019at sekaligus, maka maksud tersebut dibolehkan.\u201d (Al-Majmu\u2019, 1: 326) Sehingga, pemahaman \u2018sunnah Rasul\u2019 di Malam Jumat ini perlu diluruskan agar tidak terjadi kekeliruan yang terus-menerus di kalangan masyarakat. Wallahu\u2019alam.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kita lazim mendengar istilah \u2018sunnah Rasul\u2019 di malam Jumat untuk menyebut hubungan intim suami-istri. Namun benarkah ada&nbsp;sunnah hubungan intim yang dicontohkan Rasulullah pada Kamis malam? Salah kaprah ini kemungkinkan besar berangkat dari riwayat,&nbsp;\u201cBarang siapa yang mandi pada hari Jumat dan memandikan, dia berangkat pagi-pagi dan mendapatkan awal khotbah, dia berjalan dan tidak berkendaraan, dia mendekat &#8230; <a title=\"Benarkah Sunnah Rasul Malam Jumat?\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/benarkah-sunnah-rasul-malam-jumat\/\" aria-label=\"Read more about Benarkah Sunnah Rasul Malam Jumat?\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":7245,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[482],"tags":[],"class_list":["post-123","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-faith"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=123"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7245"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=123"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=123"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hijup.com\/magazine\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=123"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}